Ujian Monaqosa Tahap II Tahun 2015 di Buka dengan Kolektif

Pembukaan Monaqosa Tahap II Tahun 2015 STKIP Nuru Huda

Dari kiri ke kanan: Effendi, M.Pd (Pembantu Ketua 3), Drs. Mu’arif, M.Pd (Pembatu Ketua 2/Ketua Pelaksana), Erwin, M.Pd (Pembantu Ketua 1), Turmudzi, M.Pd.I

9/8/15.”Ujian monaqosa tahap II tahun 2015 ini  kita akan buka secara kolektif atau bersama-sama seluruh prodi” begitu permintaan dari Drs. H. Mu’arif, M.Pd.I selaku ketua panitia ujian monaqosa sekaligus sebagai pembatu ketua 2  STKIP Nurul Huda pada rapat Jumat, 7 Agustus 2015. Ujian monaqosa tahap dua tahun ini sengaja akan di buka secara bersama-sama guna menambah semangat  kebersamaan dan menjadikan ujian yang menjadi lebih resmi. Pada awalnya ujian monaqosa dulu pernah melakukan pembukaan secara kolektif, akan tetapi itu tidak berlangsung konsisten karna beberapa kondisi dan keadaan. Akan tetapi mulai periode ini dan selanjutnya, ujian monaqosa ini akan diusahakan di buka secara kolektif.

Ujian monaqosa di buka pukul 08.00 WIB di gedung aula kampus A Sukaraja dengan dihadiri oleh seluruh mahasiswa program studi yang mengikuti ujian hari itu, serta seluruh dosen penguji mereka. Pembukaan acara diawali dengan pengarahan oleh Drs. H. Mu’Arif, M.Pd.I sekaligus laporan jumlah mahasiswa yang akan mengikuti. Berikut ini jumlah mahasiswa yang akan mengikuti ujian monaqosa tahap II tahun 2015:

Pendidkan Fisika: 10 Mahawiswa

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 16 Mahasiswa

Pendidikan Ekonomi: 8 Mahawiswa

Pendidikan Bahasa Inggris: 4 Mahawiswa

Pendidikan Agama Islam: 21 Mahawiswa

Selanjutnya pembukaan resmi monaqosa di buka langsung oleh Bapak Erwin, M.Pd selaku pembatu ketua 1 STKIP Nurul Huda. Pembukaan acara ini berlangsung secara singkat dikarenakan mengingat waktu yang di butuhkan untuk ujian sangat lama. Akan tetapi dalam kesempatan ini Bapak Erwin, M.Pd masih bisa memberikan beberapa bimbingan dan pengarahan kepada mahasiswa ujian monaqosa. Di antara isi dari pengarahan beliau adalah mahasiswa yang telah lulus di tuntut untuk menjadi orang yang berguna bagi masyarakat serta profesional dalam bidangnya, terlebih lagi bila ingin menjadi guru. “Karena pada dasarnya pihak STKIP tidak akan lebih bahagia kecuali jika mahasiswanya menjadi mahasiswa yang berguna bagi masyarakat” begitulah tutur beliau.

Terahir, ada pengarahan tambahan kembali dari ketua pelaksana bahwasanya akan diadakan kembali ujian monaqosa tahap ke III sebelum menjelang wisuda yang akan di laksanakan sekitar bulan November, jadi satu atau dua bulan sebelumnya. Sehingga jika ada mahasiswa yang belum lulus pada ujian monaqosa pada tahap II ini maka masih ada kesempatan untuk ujian lagi jika ingin mengejar wisuda pada tahun ini.

Melaporkan: Thoha Firdaus, M.Pd.Si

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Comments

comments